Sabtu, 01 April 2017

Toko Kawat Bronjong Terjangkau Wonosobo 2016 2017 2018

Cara Penggunaan Kawat Bronjong Toko Kawat Bronjong Terjangkau Wonosobo 2016 2017 2018
Toko Kawat Bronjong Terjangkau Wonosobo 2016 2017 2018


Kawat Bronjong adalah susunan anyaman kawat baja/ galvanis dengan konfigurasi tertentu (berbentuk kotak dengan lubang segi enam) yang berguna sebagai pengikat atau perkuatan dari tumpukan batu. Sementara itu, Bronjong adalah batu-batu yang diisi ke dalam jaring berbentuk keranjang tersebut yang terbuat dari besi yang telah digalvanisir yang digunakan untuk menstabilkan tanah dan mencegah erosi. Keranjang dari jaring tersebut mempunyai  berbagai ukuran  tapi pada  prinsipnya  untuk menciptakan  suatu kepadatan, fleksibel, permeable dan membentuk suatu batuan yang besar yang  disatukan oleh sebuah jaring.   

Berikut ini adalah metode kerja pengerjaan bronjong yang perlu diperhatikan. Pertama, lakukan pemasangan patok dan benang untuk menandakan daerah penggalian untuk pemasangan bronjong berdasarkan dimensi jaring dan disain. Termasuk tempat ruangan untuk pemadatan merial pada bagian luar penempatan bronjong, dianjurkan lebar tempat 500 mm diukur dari bagian bawah area bronjong. Pastikan kemiringan yang tepat dibuat pada saat penggalian, paling tidak 1:2 (45º). Seandainya dibutuhkan gunakan penopang dan lembaran papan untuk penahan. Pastikan daerah penggalian selalu kering dengan menggunakan pompa air listrik dan generator. Kedua, selama penggalian, letakkan jaring bronjong pada pinggir slope dan mulai pembentukan jaring. Biasanya jaring bronjong dikirim dalam bentuk memanjang (seperti ditunjukkkan pada gambar), dan dengan ukuran lebar x tinggi yaitu 1000 x 500. Bungkus jaring hingga berbentuk kotak dan ikatkan bersama bagian tepinya menggunakan kawat yang telah digavanisir d= 3 mm, jepit dan ikatkan serta dipotong dengan menggunakan tang.

Ketiga, selama penggalian, letakkan jaring bronjong pada pinggir slope dan mulai pembentukan jaring. Biasanya jaring bronjong dikirim dalam bentuk memanjang (seperti ditunjukkkan pada gambar), dan dengan ukuran lebar x tinggi yaitu 1000 x 500. Bungkus jaring hingga berbentuk kotak dan ikatkan bersama bagian tepinya menggunakan kawat yang telah digavanisir d= 3 mm, jepit dan ikatkan serta dipotong dengan menggunakan tang. Lanjutkan perletakan dan pengisian jaring bronjong dan tumpukan dan ikatkan semua sesuai dengan gambar. Semakin banyak dinding bagian dalam di dapat, maka bronjong semakin kuat, karena itu maka setiap bronjong harus diikatkan secara bersama-sama dengan sebelumnya secara sejajar. Bronjong yang diletakkan diatas untuk setiap susunan harus dihubungkan juga dengan yang lainnya. Seandainya bronjong mempunyai bentuk memanjang sisi bagian baah jaring harus dipasang daya tahan dan memperkuat struktur.

Keempat, rongga antara bagian belakang dinding bronjong dengan kemiringan bekas galian harus ditimbun kembali dan dilakukan pemadatan dengan menggunakan material berukuran 0-150mm. Seandainya menggunakan tamper, yaitu alat yang paling sesuai digunakan untuk memadatkan material, tuangkan material setebal 40 cm disekeliling bronjong. Ketika struktur bronjong telas selesai, pastikan semua celah disekeliling bronjong ditimbun kembali dan dipadatkan dengan baik dan semua sambungan diikatkan dengan baik.
http://solusibangunan.info/download-brosur
http://solusibangunan.info/download-brosur

 banjarnegara, banyumas, batang, blora, boyolali, brebes, cilacap, demak, gerobogan, jepara, karanganyar, kebumen, kendal, klaten, kudus , purwodadi, rembang, tuban, magelang, pati, pekalongan, pemalang, purbalingga, purworejo, rembang, semarang, sragen, sukoharjo, tegal , temanggung, wonogiri, wonosobo, magelang, pekalongan, salatiga, surakarta, tegal, sleman, wates, gunung kidul, purworejo, bantul

Harga Kawat Bronjong Termurah Boyolali 2016 2017 2018

Teknis Pemasangan Kawat Bronjong sebagai Penopang Harga Kawat Bronjong Termurah Boyolali 2016 2017 2018
Harga Kawat Bronjong Termurah Boyolali 2016 2017 2018



Bagi beberapa orang yang belum memahami tentang bronjong, bronjong adalah susunan anyaman kawat baja/galvanis dengan konfigurasi tertentu (berbentuk kotak dengan lubang segi enam) yang berguna sebagai pengikat atau perkuatan dari tumpukan batu. Fungsi dari kawat bronjong adalah sebagai pencegah erosi dari tanggul sungai, pelindung keluaran gorong-gorong, pelindung tiang jembatan dari gerusan akibat arus atau aliran air, pelindung garis pantai dari gelombang, pemecah gelombang, dan juga sebagai pelindung tanah longsor dengan konstruksi dinding penahan tanah dari batu. Kawat ini banyak memiliki kelebihan dan bisa digunakan pada berbagai macam kasus seperti diatas.

Area tanah yang komposisinya tidak baik dan tidak kokoh suatu saat akan bergeser, bergerak, atau bahkan longsor. Oleh sebab itu banyak sekali aksi penyuburan tanah, penanaman pohon, dan yang lainnya yang bertujuan untuk membuat tanah menjadi kuat dan kokoh, sehingga tidak akan bergeser. Dalam hal teknis, ada juga banyak cara untuk mengatasi hal tersebut. Kita bisa menggunakan kawat bronjong. Pada dasarnya, bronjong merupakan sebuah anyaman kawat-kawat yang diisi dengan batu-batuan, yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat tebing tanah, baik lereng sungai maupun lereng tanggul, menjaga tepi sungai terhadap arus aliran air dan usaha menjauhkan arus aliran air dari tepi sungai yang merusak tebing-tebingnya, serta membuat bendungan untuk meninggikan taraf muka air pada pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai atau untuk mengatasi gerusan air sungai yang deras. Jadi penggunaannya sangat berguna sekali untuk menopang lahan atau tanah yang rentan terhadap longsor atau pergeseran tanah.

Kawat bronjong yang akan digunakan akan dianyam terlebih dahulu. Anyaman bronjong dibuat sedemikian  rupa menjadi sebuah kotakan yang didalamnya akan diisi batuan-batuan tertentu. Batuan yang akan dimasukkan harus memiliki kualifikasi tertentu. Batuan haruslah batuan yang kokoh dan kuat dari tempaan air dan arus. Batuan disusun dengan rapih dan padat sehingga memungkinkan tidak ada celah antar batuan. Ukuran batu yang biasanya digunakan adalah antara 15 - 25 cm (toleransi 5%) dan sekurang-kurangnya 85% dari batuan yang digunakan harus mempunyai ukuran yang sama atau lebih besar dari ukuran tersebut, serta tidak boleh ada batuan yang diizinkan lolos lubang anyaman kawat.

Bangunan bronjong bersifat sementara, bukan konstruksi permanen. Kekuatan bronjong tergantung dari bahan-bahan yang dipakai untuk bronjong, benda-benda yang hanyut melalui bronjong, agresif atau tidaknya aliran air di situ, adanya gangguan-gangguan dan baik tidaknya pembuatan, pemasangan dan pemeliharaan bronjong-bronjong itu. Rusuk-rusuk bronjong harus diperkuat dengan kawat dan bilamana perlu kawatnya dirangkap. Keuntungan menggunakan kawat bronjong ini cukup banyak, yang pasti cukup tahan lama untuk menopang. Tetapi perlu juga dilakukan pengecekan agar tidak terjadi kebocoran atau kerusakan diberbagai sisi bronjong tersebut

http://solusibangunan.info/download-brosur
http://solusibangunan.info/download-brosur
 banjarnegara, banyumas, batang, blora, boyolali, brebes, cilacap, demak, gerobogan, jepara, karanganyar, kebumen, kendal, klaten, kudus , purwodadi, rembang, tuban, magelang, pati, pekalongan, pemalang, purbalingga, purworejo, rembang, semarang, sragen, sukoharjo, tegal , temanggung, wonogiri, wonosobo, magelang, pekalongan, salatiga, surakarta, tegal, sleman, wates, gunung kidul, purworejo, bantul

© Kawat Bronjong Terbaik
Maira Gall